Sebanyak 1005 orang calon Peserta Didik Baru yang mendaftar di MTsN Padang Panjang Tahun Pelajaran 2013/2014 mengikuti tes tertulis pada hari Ahad (26/5). Tes yang merupakan penentu diterima atau tidaknya sebagai siswa di MTsN Padang Panjang berlangsung selama setengah hari dengan dua gelombang. Gelombang I mulai pukul 08.00 – 10.00 wib nomor peserta 0001 s/d 500 dan gelombang II nomor peserta 501 s/d terakhir pukul 10.15 – 12.15 wib. Jumlah peminat tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya. Pada Tahun 2012 yang lalu, jumlah pendaftar hanya sekitar 800 an orang dengan kuota penerimaan sebanyak 240 orang siswa. Sedangkan untuk tahun ini, sebanyak 1005 orang terdaftar dan mengikuti tes tertulis dengan kuota penerimaan sama dengan tahun yang lalu. Berdasarkan data di sekretariat panitia, dari 1005 orang peserta tersebut berasal dari seluruh kab/kota yang ada di Sumatera Barat. Sedangkan dari luar provinsi Sumatera Barat meliputi Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur. Selama pendaftaran berlangsung 20 s/d 25 Mei 2013, kampus MTsN Padang Panjang yang berada di Gantiang Panyalaian selalu ramai dipadati oleh pendaftar. Wajah penuh harap dan cemas terpancar dari rona wajah para orang tua yang ikut mendaftarkan putra putrinya. Betapa tidak, karena mereka yang ikut mendaftar rata-rata peringkat 10 besar di SD/MI nya masing-masing. Artinya kompetisi untuk dapat diterima di MTsN Padang Panjang betul-betul ketat. Namun dari sekian banyak yang mendaftar, tidak sedikit pula yang terpaksa “balik kanan” karena tidak memenuhi syarat untuk ikut mendaftar. Pihak MTsN Padang Panjang, telah menetapkan persyaratan untuk bisa mendaftar yaitu nilai rapor kelas V dan VI untuk mata pelajaran Agama, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA dan IPS tidak boleh di bawah 70. Kepala MTsN Padang Panjang Drs. Edi Mardafuly, MA saat membuka pelaksanaan tes tertulis tersebut mengingatkan seluruh peserta tes agar dapat mengikuti tes dengan sebaik-baiknya dan penuh ketelitian, jaga ketenangan dan ketertiban selama berlangsungnya tes tertulis, mudah-mudahan seluruhnya dapat menjawab soal, bersainglah dengan sehat sesuai kemampuan yang dimiliki. Kepada orang tua yang mengantarkan anak-anaknya, kepala MTs N yang akrab di panggil pak Datuak ini mengingatkan bahwa karena keterbatasan ruang belajar, kami harus membatasi jumlah yang akan diterima sebagai siswa MTsN Padang Panjang.
sumber : kemenag.kemenag.go.id
sumber : kemenag.kemenag.go.id
